Tips Sederhana Untuk Desain Website


Desain Website

Merancang web tidaklah mudah, terutama jika Anda belum pernah melakukannya sebelumnya. Pertama, Anda perlu belajar bahasa pemrograman web karena tanpa pemrograman, web browser tidak akan bisa memproses apa yang Anda inginkan. Pemula wajib mempelajari HTML dan CSS sebelum beralih ke bahasa pemrograman yang lain. 

HTML adalah bahasa pemrograman yang paling mendasar dan kebanyakan web designer mempelajari HTML sebelum mereka mulai belajar bahasa pemrograman web lainnya sedangkan CSS menjadi pilihan favorit banyak
orang karena praktis dan bisa digunakan untuk membuat website yang unik dan lucu.


Ada banyak bahasa-bahasa pemrograman lainnya yang bisa dipelajari dan Anda sebaiknya harus tahu apa yang Anda inginkan sebelum mempelajarinya karena setiap bahasa pemrograman memberikan efek yang berbeda untuk rancangan website Anda. Namun demikian, selain bahasa pemrograman web yang Anda pilih, ada hal-hal mendasar lainnya yang perlu Anda perhatikan ketika merancang web. Hal-hal yang sederhana dan sangat mendasar tetapi jika Anda gagal melakukannya, bisa jadi desain website Anda pun akan gagal. 

Hal pertama adalah kombinasi warna pada website Anda. Anda tentunya akan bermain warna dan memadupadankan warna untuk membuat website Anda menarik. Hal yang paling mudah adalah dengan menggabungkan putih dengan warna lain yang bisa menciptakan tampilan terbaik di website misalnya, hijau untuk tampilan segar, hitam untuk tampilan formal, merah untuk daya tarik yang kuat, dll. Jika Anda ingin menghidupkan tampilan website, Anda perlu untuk menggabungkan berbagai warna tapi hati-hati untuk tidak mencampurkan terlalu banyak warna. Namun demikian, untuk latar belakang teks Anda, Anda perlu mempertimbangkan warna putih atau warna lembut dengan warna teks hitam untuk memudahkan pengunjung membaca isi website, juga untuk memudahkan pengunjung yang ingin mencetak halaman website Anda. 

Hal kedua adalah penempatan panel navigasi. Sebenarnya, panel navigasi bisa ditempatkan di mana pun Anda inginkan, di bagianatas web, di sisi kanan, sisi kiri, atau dua panel navigasi pada dua tempat jika website berisi banyak informasi. Namun, pastikan bahwa pengunjung Anda dapat menemukannya dengan mudah menemukan dan tidak melewatkannya. 

Hal ketiga adalah pastikan juga panel navigasi ini tidak tertutup iklan. Jika Anda berencana untuk menempatkan iklan di sisi website, panel navigasi di atas adalah pilihan yang lebih baik. Lalu, Anda juga perlu konsisten dengan penempatannya, baik di halaman muka maupun di halaman berikutnya. Jika Anda menempatkan panel navigasi di bagian atas halaman Anda, tetapi Anda meletakkannya di sisi kiri pada halaman berikutnya, orang akan bingung.

Hal keempat adalah Anda juga perlu mempertimbangkan penggunaan gambar pada website. Apa yang perlu
Anda pertimbangkan adalah ukuran gambar. Jika Anda yakin semua pengunjung menggunakan internet berkecepatan tinggi, ukuran besar tidak akan menjadi masalah, tetapi jika Anda ingin menjangkau pengunjung yang lebih luas, atau bahkan orang-orang yang masih menggunakan dial-up internet, Anda perlu memastikan ukuran gambar tidak lebih besar dari 30K.


Hal kelima jika Anda ingin menggunakan gambar dari website lain, Anda perlu memperhatikan hak cipta dari gambar tersebut. Jika gambar dilindungi hak cipta, pastikan Anda meminta izin terlebih dahulu sebelum Anda menggunakannya. Meskipun sangatlah mudah untuk mengambil gambar hanya dengan klik kanan gambar dan klik “Save As”, mencuri hak cipta gambar akan menciptakan masalah di masa depan  jika pemilik gambar menemukan gambarnya digunakan tanpa ijin.

Sumber

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.